Herman Nicolas Ventje Sumual Bicara Permesta

Gerbang gubernuran di Kota Makassar terbuka lebih lebar hari itu,
menyambut para tamu yang datang dari jauh dan dekat. Andi Pangerang
Petta Rani berdiri di ambang pintu, menyambut rombongan dengan sangat
ramah-tamah, kendati dia tahu pertemuan itu akan lebih merupakan sidang
yang makan urat saraf ketimbang silaturahmi bahagia.

H. N. Ventje Sumual

Sekitar 51 tokoh Perjuangan Semesta (Permesta) yang datang kemudian berunding selama tiga jam di kediaman Gubernur Sulawesi Andi Pangerang.

Pada akhir pertemuan, mereka menandatangani Piagam Perdjoangan Semesta dalam Wilajah IT-VII Wirabuana. Dan Herman Nicolas Ventje Sumual, penanda tangan pertama, lantas membacakan ikrar bersama, yang kemudian dikenal sebagai Deklarasi Permesta. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Sosial Politik | Tag , | Tinggalkan komentar

Dampak Positif dan Dampak Negatif Pemekaran Daerah

Masyarakat yang berada di Kabupaten Minahasa Bagian Barat, yakni yang terdiri dari wilayah Kecamatan Tombulu, Pineleng, Mandolang, Tombariri, dan Tombariri Timur berencana untuk memisahkan diri dari Kabupaten Minahasa dan membentuk kabupaten sendiri yang di sebut dengan Kabupaten Minahasa Barat atau Minbar.

N. Raymond Frans,-Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua Kompipar Sulut (Komunitas Pemerhati Pariwisata Sulawesi Utara) – N. Raymond Frans mengatakan ada baiknya jika mempertimbangkan dulu akan dampak positif dan dampak negatif dari pemekaran daerah, sebagai berikut :
Lanjutkan membaca

Ditulis pada Berita - News | Tag , | Tinggalkan komentar